Jumat, 23 November 2012

Resume pertemuan 06

STANDAR ISI
(SI)

Pengembangan Kurikulum adalah Sebuah proses yang merencanakan,menghasilkan suatu alat yang lebih baik dengan didasarkan pada hasil penilaian terhadap kurikulum yang telah berlaku,sehingga dapat memberikan kondisi belajar mengajar yang baik.

Berbagai macam pendekatan yang dapat digunakan dalam pengembangan kurikulum yaitu :
  1. Pendekatan yang berorientasi pada bahan pelajaran
  2. Pendekatan yang berorientasi pada tujuan
  3. Pendekatan dengan pola organisasi bahan
Materi Minimal dan Tingkat Kompotensi Minimal,untuk Mencapai Kompetensi Lulusan Minimal
Memuat :
  1. Kerangka dasar kurikulum
  2. Pengembangan kerangka dasar
  3. Struktur Kurikulum
  4. Beban Belajar
  5. Kurikulum tingkat satuan pendidikane
  6. Kalender Pendidikan
PENGEMBANGAN KERANGKA DASAR
  • Menjalankan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan anak
  • Mengenai kekurangan dan kelebihan diri sendiri
  • Menunjukan rasa keingintahuan yang tinggi yang menyadari potensinya
  • Menunjukan kemampuan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari
  • Menunjukan kemampuan untuk melakukan kegiatan seni dan budaya lokal
  • Menunjukan kebiasaan hidup bersih,sehat,bugar,aman,dan memanfaatkan waktu luang
  • Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan
  • Berkomunikasi secara jelas dan santun
PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM

* Berpusat pada potensi,perkembangan,kebutuhan,dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME,berakhlak mulia,sehat,berilmu,cakap,kreatif, dan mandiri.

 * Beragam dan Terpadu
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik,kondisim daerah dan jenjang,juga dikembangkan berdasarkan jenis pendidikan tanpa membedakan agama,suku,budaya,dan adat istiadat serta status sosial dan gender.

* Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan,teknologi,seni
Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu8 pengetahuan,teknologi,dan seni berkembang secara dinamis.

* Relevan dengan kebutuhan kehidupan
Pengembangan kurikulum dilakukan degan melibatkan pemangku kepentingan untuk menjamin relevansi di pendidikan kemasyarakatan,dunia,usaha,dan dunia kerja.

* Menyeluruh dan berkesinambungan
Keseluruhan dimensi kompetensi,bidang kajian keilmuan,dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan.

* Belajar sepanjang hayat
Kurikulum diarahkan kepada proses pegembangan,pembudayaan,dan pemberdayaan peserta didik dan berlangsung sepanjang hayat.

* Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum mdikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara.

STRUKTUR KURIKULUM
  1. Merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran.
  2. Kompetensi terdiri dari standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang dikembangkan berdasarkan standar kompetensi lulusan (SKL).
  3. Muatan lokal dan pengembangan diri merupakan bagian integral dan struktur kurikulum sekolah
  4. Kedalaman muatan kurikulum dituangkan dalan kompetensi yang harus dikuasai siswa dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum.
BEBAN BELAJAR
Waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dengan sistem :
  • Tatap Muka
  • Penugasan Terstruktur
  • Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur
Sekolah menyelenggarakan program pendidikan dengan sistem paket atau SKS
SKS adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya menentuikan sendiri jumlah beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester.

Kegiatan Pengembangan Diri
  • Tidak termasuk beban belajar karena substansinya dipilih sendiri oleh peserta didik sesuai degan kebutuhan,minat dan bakat
  • dialokasikan waktu equivalen 2 jam pelajaran.
  • struktur kurikulum yang telah tersusun diselenggarakan dengan menggunakan sistem paket
  • struktur kurikulum untuk digunakan dengan SKS akan disusun tersendiri
KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) 
sekolah dan kepala sekolah mengembangkan KTSP dan silabus berdasarkan :
  • kerangka dasar kurikulum dan
  • standar kompetensi
KALENDER PENDIDIKAN
  • Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran.
  • Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran,minggu efektif belajar,dan hari libur.


Resume pertemuan 05


Pada hari kamis tanggal 8 November pertemuan ke-5 diadakan presentasi kelompok.  Mereka menjabarkan mengenai materi Manajemen Berbasis Sekolah.


Manajemen Berbasis Sekolah
(MBS)

MBS adalah model pengelolaan yang memberikan otonomi atau kemandirian kepada sekolah dan mendorong pengambilan keputusan partisipatif yang melibatkan secara langsung semua warga sekolah.

Berikut ini adalah tujuan dari MBS:
  1. Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan insiatif sekolah dalam mengelola dan memberdayakan sumber daya yang tersedia.
  2. Meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masayarakat dalam penyelenggaraan pendidikan melalui pengambilan keputusan bersama.
  3. Meningkatkan tanggung jawab sekolah kepada orang tua,sekolah,dan pemerintah tentang mutu sekolah.
  4. Mengingkatkan kompetisi yang sehat antar sekolah untuk pencapaian mutu pendidikan yang diharapkan.
Manfaat MBS adalah :
  1. Sekolah dapat lebih meningkatkan kesejahteraan guru sehingga dapat lebih berkonsentrasi kepada tugas.
  2. MBS mendorong profesionalisme guru dan kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan di sekolah.
  3. Menjamin layanan pendidikan susuai dengan tuntutan peserta didik dan masyarakat sekolah.
Manajemen Komponen-Komponen Sekolah

A. Manajemen Kurikulum dan Program pengajaran mencakup : Kegiatan perencanaan,pelaksanaan,dan penilaian kurikulum.

B. Manajemen Tenaga Kependidikan
      Manajemen tenaga kependidikan mencakup :
  • Perencanaan pegawai
  • pengadaan pegawai
  • Pembinaan pegawai
  • Promosi dan Mutasi
  • Pemberhentian pegawai
  • Kompensasi
  • Penilauan pegawai
C. Manajemen Kesiswaan
Manajemen Kesiswaan sedikitnya memiliki tiga tugas utama yang harus diperhatikan :
  1. Penerimaan murid baru
  2. Kegiatan kemajuan belajar
  3. Bimbingan dan pembinaan disiplin
D.Manajemen Keuangan dan Pembiayaan
 Sumber keuangan dan pembiayaan pada suatu sekolah secara garis besar dapat dikelompokan atas tiga sumber yaitu :
  1. Pemerintahan baik pemerintah pusat,daerah maupun kedua-duanya yang bersifat khusus atau umum dan diperuntukan bagi kepentingan pendidikan.
  2. Orang tua atau peserta didik.
  3. Masyarakat baik mengikat manapun tidak mengikat.
E. Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan
  • Manajemen sarana da prasarana pendidikan bertugas mengatur dan menjaga sarana dan prasarana pedidikan agar dapatb memberikan kontribusi secara optimal dan berarti pada jalannya proses pendidikan.
  • Kegiatan pengelolaan ini meliputi kegiatan perencanaan,pengadaan,pengawasan,penyimpanan,inventarisasi,dan penghapusan serta penataan.
F. Manajemen Hubungan Sekolah dengan Masyarakat
Hubungan sekolah dengan masyarakat bertujuan antara lain untuk:
  1. Memajukan kualitas pembelajaran dan pertumbuhan anak.
  2. Memperkokoh tujuan serta meningkatkan kualitas hidup dan penghidupan masyarakat.
  3. Menggairahkan masyarakat untuk memnjalin hubungan dengan sekolah.
G. Manajemen layanan khusus
Manajemen layanan khusus meliputi : manajemen perpustakaan,uks,dan keamanan sekolah.

Permendiknas No.19 tahun 2007
  • Permendiknas No.19 tahun 2007 ini merupakan penjelasan dari PP No.19 tahun 2005 mengenai standar pengelolaan.Permen ini membahas standardisasi,pengelolaan pendidikan yang diselenggrakan oleh satuan pendidikan dasar dan menengah.







g.